Showing posts with label Pendidikan. Show all posts
Showing posts with label Pendidikan. Show all posts

Sunday, 10 April 2016

Inilah proses penemuan Tanah Hindia oleh Bangsa Spanyol?


Salah satu bangsa yang dulu pernah menjajah negara kita adalah Spanyol. Sebagai bangsa Barat yag membutuhkan rempah-rempah sebagai komoditi utama, mereka juga merasa penting untuk menemukan daerah penghasil rempah-rempahnya sendiri. Lalu, apa saja latar belakang kedatangan orang-orang Spanyol ke Tanah Hindia atau jajahan ini?

Keberhasilan pelayaran Columbus menemukan wilayah baru telah memotivasi pelaut lain untuk melanjutkan ekspedisi menjelajahi samudera ke bagian timur. Pada saat itu, Columbus mesih nggak bisa menemukan daerah penghasil rempah-rempah. Setelah itu, berangkatlah ekspedisi yang dipimpin oleh Magellan/Magalhaes atau biasa kita dengar namanya sebagai Magelhaens.

Dia juga diikuti oleh seorang kapten kapal yang bernama Yan Sebastian del Cano. Berdasarkan catatan sejarah yang sudah ditemukan dan dikumpulkan Columbus, Magellan mengambil jalur yang hampir sama yang dilayari oleh Columbus.

Setelah terus melakukan ekspedisi, Magellan beserta rombongan mendarat di ujung selatan benua yang ditemukan Columbus atau Amerika. Di tempat ini ditemukanlah sebuah selat yang dinamakan selat Magellan. Melalui selat ini rombongan Magellan terus melaut meninggalkan Samudra Atlantik dan memasuki Samudra Pasifik dengan lautan yang relatif tenang. Setelah tiga bulan lebih rombongan Magellan melakukan ekspedisi, akhirnya pada bulan Maret 1521, Magellan mendarat di Pulau Guam.

Setelah itu, rombongan Magellan melanjutkan ekspedisinya dan pada bulan April 1521 berhasil mendarat di Kepulauan Massava atau sekarang terkenal dengan nama Filipina. Magellan menyatakan bahwa daerah yang telah dia dan rombongannya ini temukan sebagai koloni Spanyol. Tindakan Magellan dan rombongan ini mendapat rintangan dari orang-orang Mactan sebagai penduduk setempat.

Sejarah ekspedisi negara Spanyol ini teryata sangat menarik loh. Mau kan untuk terus belajar tentang Sejarah Indonesia?

Artikel terkait :

Pendidikan Indonesia jadi fokus utama melawan tenaga kerja asing

Pendidikan Indonesia jadi fokus utama melawan tenaga kerja asing

Bangsa Indonesia harus bisa bangkit dari keterpurukan, khususnya di bidang perekonomian. Kalau tidak, maka Indonesia harus menanggung semua konsekuensinya.

Sebagai pasar terbesar di ASEAN, Indonesia harus siap memanfaatkan peluang dan tantangan yang dihadirkan oleh ASEAN Economic Community tahun 2015. Itu adalah peluang sebagai pemimpin perdagangan dan investasi yang mengundang arus masuk pekerja asing, serta tantangan yang disebabkan oleh rendahnya kualitas pekerja, terbatasnya kesempatan kerja, dan tingginya tingkat pengangguran.

Tingkat pengangguran di Indonesia sepertinya tidak akan bisa terelakkan lagi. Ini layaknya sebuah penyakit yang susah sembuh. Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan angka pengangguran di Indonesia meningkat 320 ribu jiwa pada Agustus 2015. Hal itu disebabkan maraknya pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat perlambatan ekonomi. Potensi meningkatnya jumlah pengangguran di Indonesia tampaknya akan sulit dihindarkan, kecuali Pemerintah bisa menerapkan langkah-langkah jangka pendek untuk mencegah hal ini.

Lantas bagaimana cara menekan angka pengangguran akibat banjirnya tenaga kerja asing di Indonesia?

Dengan kondisi yang seperti ini, sudah selayaknya bangsa Indonesia berkompetisi dengan tenaga kerja asing. Memperbaiki kualitas diri dan meningkatkan etos kerja. Sehingga tidak mudah terpengaruh perkembangan perekonomian global.

Salah satu caranya adalah dengan meningkatkan pendidikan. Setidaknya agar pengetahuan serta skill bangsa Indonesia beranjak naik. Akan tetapi perbaikan kualitas pendidikan di Indonesia tidak bisa hanya tergantung kepada pemerintah, melainkan harus menjadi upaya semua warga negara Indonesia yang mampu dan peduli terhadap hal ini.

Kepedulian pada pendidikan dituntut lebih besar untuk menghindari meningkatnya angka pengangguran di Indonesia. Selama ini, banyak lembaga pendidikan yang tidak membekali siswanya dengan skill tambahan untuk bekal di kemudian hari. Banyak pihak menyayangkan sistem pendidikan yang hanya tentang teori dan sedikit praktik. Padahal, secara jelas praktik mampu mengalahkan begitu banyak teori yang ada. Untuk itu, pendidikan di Indonesia harus tetap jadi fokus utama untuk menekan pengangguran dan membuat Indonesia semakin maju di masa depan.

Selain itu, kurangnya kesadaran akan pentingnya pendidikan juga juga masih banyak di tengah-tengah masyarakat. Upaya pemerintah menggalakkan wajib belajar 12 tahun pun dirasa masih kurang. Sekali lagi, pemerintah bukan satu-satunya sarana untuk menggantungkan minat pendidikan. Semua harus berawal dari diri sendiri dan kepedulian dari masyarakat sekitar, khususnya dari keluarga.

Hebatnya peradaban awal manusia yang hidup tanpa teknologi canggih

Hebatnya peradaban awal manusia yang hidup tanpa teknologi canggih

Jaman sekarang, teknologi yang ada di tengah masyarakat sangat beragam. Jarang sekali orang yang bisa bertahan hidup lama tanpa handphone, televisi, musik, ataupun internet. Namun semua alat canggih itu belum lama ada. Umurnya belum mencapai ratusan tahun. Pernahkah anda membayangkan, bagaimana kehidupan manusia pada sekitar tahun 3500 sebelum masehi? Kali ini, saya akan mengulas tentang kehidupan manusia di masa awal peradaban.

Peradaban awal manusia

1. Peradaban Mesopotamia

Pada zaman prasejarah, manusia hidup berpindah-pindah, berburu dan mengumpulkan makanan liar. Tapi ketika mereka mulai belajar ber cocok tanam, tempat tinggal mulai di bangun untuk menetap. Sejak itulah mulai muncul pemerintahan, agama, dan bahkan bahasa tulisan.

Salah satu peradaban dibangun oleh Bangsa Sumeria di Mesopotamia sekitar 3500 SM. Bangsa Babilonia menguasai tempat itu sejak sekitar 1790 SM. Kedua bangsa itu sama-sama membangun menara berundak-undak yang disebut ziggurat.

2. Peradaban India

Peradaban Lembah Indus dimulai sekitar 2500 SM di wilayah yang sekarang dikenal sebagai Pakistan. Salah satu kota yaitu Mohenjodaro di peradaban yang usianya sangat tua ini bahkan sudah dilengkapi dengan jalan-jalan yang lebar dan rumah-rumah yang dilengkapi kamar mandi.


3. Peradaban Cina

Peradaban di negara ini berkembang pertama kali sekitar 1500 SM. Suku Shang pada saat itu sudah mulai menggunakan sejenis tulisan menggambar.

Selain beberapa peradaban di atas, masih ada juga peradaban yang lain, misalnya di Mesir, Yunani, Italia (Roma), dan masih banyak lagi. Bentuk peradabannya pun berbeda-beda, ada yang mulai membuat hukum untuk rakyat. Proses peradaban manusia memang sangat panjang, tapi itulah yang akan menjadi cikal bakal kecanggihan teknologi di masa kini. Tertarik kan untuk mempelajari tentang peradaban kuno?

Sejarah Kedatangan Negara Portugis ke Tanah Hindia

Sejarah Kedatangan Negara Portugis ke Tanah Hindia

Sejarah Kedatangan Negara Portugis ke Tanah Hindia - Negara Portugis atau sekarang dikenal dengan nama Portugal adalah salah satu negara yang dulu pernah menginjakan kaki di kepulauan Nusantara. Kepulauan Nusantara adalah salah satu negara penghasil rempah-rempah terbesar di dunia pada zaman dulu. Lalu, siapa orang yang pertama kali mencari Tanah Jajahan atau tanah Hindia dari Portugis? Penjelasan berikut ini mungkin bisa membantumu mengetahui sedikit tentang latar belakang ekspedisi orang Portugis ke Tanah Hindia.

Berita keberhasilan Columbus menemukan wilayah baru, membuat raja Portugis, Manuel l penasaran dan ingin menemukan wialayh baru juga. Dipanggillah pelaut ulung Portugis bernama Vasco da Gama untuk melakukan ekspedisi menjelajahi samudra mencari Tanah Hindia atau tanah jajahan. Vasco da Gama mencari jalan lain agar lebih cepat sampai di Tanah Hindia tempat penghasil rempah-rempah di Timur. Sebelum Vasco da Gama mendapatkan perintah dari Raja Manuel l, sudah ada pelaut Portugis bernama Bartholomeus Diaz melakukan pelayaran mencari daerah Timur dengan menelusuri pantai barat Afrika.

Di tahun 1488 Bartholomeus Diaz mendarat di suatu ujung selatan Benua Afrika karena hantaman omba yang sangat keras. Tempat mendaratnya Bartholomeuz Diaz itu dinamakan Tanjung Harapan. Dia nggak melanjutkan penjelajahannya tapi memilih kembali ke negerinya. Di bulan Juli 1497, Vasco da Gama berangkat dari pelabuhan Lisabon untuk memulai ekspedisinya ke Tanah HIndia. Menurut pengalaman berlayar Bartholomeus Diaz itu, Vasco da Gama mengambil jalur yang sama yang pernah dilayari Bartholomeus Diaz. Rombongan Vasco da Gama juga sempat berhenti di Tanjung Harapan. Di tahun 1948, Bangsa Portugis berhasil mendarat di daerah Kalkuta, India.

Wah, ternyata kisah latar belakang bangsa Portugis untuk bisa sampai di Tanah Hindia itu menarik untuk dipelajari ya?

3 ciri pemerintahan demokrasi yang ada di Indonesia

3 ciri pemerintahan demokrasi yang ada di Indonesia

Negara kita adalah negara dengan system pemerintahan demokrasi. Banyak ahli yang menyatakan tentang apa saja ciri-ciri negara demokrasi, salah satunya adalah Affan Gaffar. Dalam bukunya yang berjudul Politik Indonesia: Transisi Menuju Demokrasi, beliau mengatakan bahwa ada 5 ciri-ciri negara yang mempunyai system demokrasi yaitu Akuntabilitas, Rotasi Kekuasaan, Rekruitmen Politik, Pemilihan Umum, dan pemenuhan hak-hak dasar. Mari kita bahas tiga pemerintahan demokrasi diantaranya.

Akuntabilitas ini maksudnya adalah, dalam demokrasi, pemegang jabatan yang sudah di pilih oleh rakyat harus dapat mempertanggung jawabkan kebijaksanaan yang akan atau sudah diambil. Tidak cuma itu saja, beliau juga harus dapat mempertanggung jawabkan ucapan atau kata-katanya, serta yang Tidak kalah penting adalah perilaku dalam kehidupan yang akan dimulai, sudah dimulai atau bahkan belum dimulai.

Pertanggung jawaban itu Tidak cuma tentang dirinya sendiri, tapi juga tentang keluarganya dalam arti yang cukup luas yaitu tentang perilaku anak, istri, dan juga keluarganya yang lain. Keluarga yang lain ini adalah keluarga yang berkaitan dengan jabatannya.

Peluang terjadinya rotasi kekuasaan harus tetap ada dalam sebuah demokrasi. Mengapa? Agar Jadi tidak cuma satu orang saja yang bisa memegang jabatan, sementara peluang orang lain tertutup tanpa celah.

Rekruitmen politik yang terbuka adalah system yang digunakan untuk mendukung terjadinya rotasi kekuasaan. Contohnya saja, jika setiap orang yang sudah memenuhi syarat untuk mengisi sebuah jabatan politik tertentu, yang di pilih rakyat juga punya peluang yang sama dalam melakukan persaingan untuk mengisi jabatan politik itu.

Walaupun terlihat mudah, melihat ciri-ciri ini Tidak mudah. Banyak yang harus di perhatikan, terutama dalam segi pelaksanaannya. Bagaimana, tertarik untuk belajar tentang ciri-ciri system pemerintahan demokrasi ini kan?

Sumber : [Merdeka.com]