Showing posts with label Inspirasi. Show all posts
Showing posts with label Inspirasi. Show all posts

Friday, 10 June 2016

Subhanallah, 5 Orang pembenci Islam ini justru beralih jadi mualaf


5 Orang pembenci Islam ini justru beralih jadi mualaf - Islam merupakan salah satu agama paling kerap disalahartikan sepanjang dua dekade terakhir. Banyak cap intoleran, radikal, serta mendukung kekerasan ala teroris disematkan kepada penganut Islam. Tudingan-tudingan itu semakin marak di negara Barat. Korbannya adalah para imigran.

Lima sosok dalam daftar ini punya satu kesamaan. Mereka dulunya percaya bahwa Islam adalah agama yang memicu kekacauan di dunia. Mereka secara gigih menyebar wacana menyudutkan agama yang berkembang pertama kali dari jazirah Arab ini.

Namun, belakangan para pembenci Islam yang gigih ini justru tertarik pada ajaran Nabi Muhammad. Mereka mengubah keyakinan yang lama, menjadi sepenuhnya memeluk Islam dan mengakui keesaan Tuhan.

Seperti apa cerita mereka tiba-tiba mengubah persepsi buruk tentang Islam, lalu menjadi pemeluknya yang taat? Berikut rangkumannya oleh kampungheboh.blogspot.com:

5 Orang pembenci Islam ini justru beralih jadi mualaf


1.Daniel Streich


Anggota Partai Rakyat Swiss (SVP) dulunya pembenci Islam yang tenar. Daniel Streich sangat menentang keras pembangunan masjid di negaranya selama kurun 1990-an.

Situs islamicbulettin.com melaporkan Streich penganut kristen taat. Beliau dibesarkan dngan ajaran Kristiani dan semasa kecil pernah bercita-cita menjadi pastor. Tapi ketika remaja niatnya berubah. Ia mulai gemar berpolitik dan tanpa ragu terjun langsung menjadi anggota partai ternama di Swiss.

SVP bukan partai sembarangan. Di dalamnya terdiri dari cendekia, ilmuwan, pelajar, dan pegiat bukan dari kalangan muslim. Partai ini menjadi penentang nomor pertama penyebaran Islam di Swiss dan Streich paling vokal menyerukan penutupan masjidi seantero Negeri Cokelat ini.

Dalam usahanya menyingkirkan Islam dari Swiss, lelaki ini malah mempelajari Al-Quran dan Islam. Ia berharap dngan memahami ajaran Nabi Muhammad itu, Beliau mampu meruntuhkan iman kaum muslim. Yang terjadi, ia malah terpesona dngan agama rahmatan lil alamin ini.

Semakin jauh Streich belajar Islam, semakin tenggelam Beliau dalam keindahan agama samawi itu. Beliau akhirnya menjadi mualaf enam tahun lalu.

"Banyak perbedaan saya peroleh ketika mempelajari Islam. Agama ini memberikan saya jawaban masuk akal atas pertanyaan hidup penting dan tidak saya temui di agama saya," katanya.

2.Arnoud Van Doorn


Arnoud Van Doorn adalah produser 'Fitna', sebuah film yang menghina Nabi Muhammad diluncurkan pada 2008. Secara mengejutkan, pegiat anti-Islam asal Belanda itu kemudian menjadi mualaf awal 2013.

Beliau bahkan melakukan ibadah haji untuk pertama kalinya sembilan bulan setelah mengucap syahadat. Beliau mengatakan mendapat ketenangan setelah menjadi seorang muslim.

Berita Doorn menjadi seorang muslim menjadi gaung besar di media2 Barat waktu itu. Sebelum jadi mualaf, Doorn adalah bekas wakil ketua Partai Kebebasan Belanda (PVV) pimpinan Geert Wilders, politisi Belanda terkenal dngan gerakan anti-Islam.

Tapi, setelah mempelajari Islam, Doorn akhirnya memutuskan untuk menjadi mualaf. Beliau bersyahadat di akun Twitter miliknya dngan menggunakan bahasa Arab dan mengejutkan semua orang.

Doorn, 46 tahun, merupakan sosok yang sopan dan lembut. Beliau percaya bahwa Islamofobia atau diskriminasi terhadap Islam dan kaum muslim di Eropa berasal dari media-media Barat dan upaya pemerintah untuk memperlihatkan citra Islam yang gelap.

Beliau bahkan mengatakan kalau orang-orang di Eropa tahu betapa indah dan bijaksananya Islam, maka mereka semua pasti akan menjadi mualaf. "Semakin saya membaca juga Al-Quran, semakin saya yakin bahwa Islam adalah agama yang benar-benar indah dan bijaksana," kata Doorn.

Setelah dirinya menjadi mualaf, mantan rekan-rekan kerja di partainya dahulu sudah tidak pernah lagi berhubungan dngan Doorn.

"Saya belum berbicara dngan Geert Wilders sejak saya meninggalkan Partai Kebebasan. Saya tidak tahu kenapa. Ketika Anda meninggalkan partai, Anda pada dasarnya sudah Beliaunggap tidak ada lagi," kata Doorn, saat diwawancarai Kantor Berita Ma'an (MNA).

3.Yusuf Estes


Yusuf Estes adalah seorang mualaf asal Amerika Serikat. Bahkan bisa dibilang Beliau dulunya termasuk dalam orang-orang yang mengidap islamophobia.

Estes lahir dari keluarga Kristen yang taat di Midwest, Amerika Serikat. Keluarganya secara turun-temurun membangun gereja dan sekolah di AS.

Keingintahuannya yang besar terkait ajaran Kristen membuatnya ingin mengunjungi gereja-gereja lain. Ia datangi gereja Metodis, Episkopal. Nazareth, Agape, Presbyterian dan lainnya.

Tak hanya itu, Estes juga mempelajari agama lain seperti Hindu, Yahudi, dan Buddha. Tapi tak sekalipun Beliau peduli pada ajaran Islam. Estes sempat meyakini muslim adalah penyembah kubus di tengah padang pasir yang senang kekerasan.

Pada 1991, Estes merintis usaha yang kemuBeliaun mengantarkannya berkunjung ke luar negeri. Negara pertama yang ia kunjungi adalah Mesir.

Di negeri Piramida, Estes bertemu dngan seorang pria Muslim. Satu hal yang ada di pikiran Estes tentang Muslim, teroris. Estes tidak percaya ia harus berhubungan dngan sosok yang begitu ia benci.

Baca juga : Masjid tertua ini menjadi bukti, bahwa Islam bagian dari sejarah Amerika

Betapa terkejutnya Estes, ketika mereka berbincang, ternyata pria muslim itu mengaku percaya pada kebenaran Injil serta menghormati Yesus, atau dalam Islam, disebut Nabi Isa.

Mereka terlibat percakapan intim, kemuBeliaun akhirnya membawa Estes mengunjungi masjid. Akhirnya Beliau justru memeluk Islam diikuti oleh istri, anak-anak, ayah serta mertuanya.

Estes kemuBeliaun mendalami agama di Mesir, Maroko dan Turki. Sejak 2006, Yusuf Estes secara regular tampil di PeaceTV, Huda TV, demikian pula IslamChannel yang bermarkas di Inggris.

4.Terry Holdbrooks Jr


Banyak jalan seseorang beralih keyakinan menjadi seorang Muslim. Salah satunya adalah anggota polisi militer AS Terry Holdbrooks Jr, yang pernah menjadi penjaga penjara Guantanamo.

Di penjara inilah militer AS menahan tokoh Al Qaidah dan Taliban yang Beliaunggap paling berbahaya. Holdbrooks bertugas di tempat paling mengerikan di muka bumi ini sepanjang kurun 2002 hingga 2003.

Nurani Holdbrooks terusik saat melihat para tawanan itu diperlakukan seperti binatang. Salah satu siksaan yang sering dilakukan untuk membuat stres adalah memaksa tahanan tidur di lantai dngan suhu dingin, lalu lantai tersebut dibanjiri air dingin. Darah menstruasi para penjaga wanita juga kerap diusapkan ke wajah para tahanan.

Menurut Holdbrooks, para penjaga dicekoki bahwa yang ditahan di situ adalah orang-orang paling buruk di dunia. Mereka adalah orang yang memusuhi AS dan antidemokrasi.

Kendati begitu, Holdbrooks melihat fakta menarik. Walau disiksa seberat apapun, para tahanan ini tetap tegar. Di sel mereka tetap tersenyum dan berdoa lima waktu sehari. Para tahanan mengaku tak pernah takut menghadapi apapun karena mereka merasa ada Tuhan yang selalu menjaga mereka.

Baca juga : Inilah jumlah tentara Amerika yang beragama Islam?

Pemuda ini mulai penasaran. Beliau mempelajari Islam dan membaca-baca Al-Quran. Beliau juga mulai membanding-bandingkan Islam dngan kepercayaan lain. Holdbrooks mulai tercerahkan.

"Al Quran adalah buku yang paling mudah dimengerti di dunia. Isinya simpel. Beliau menjadi pembimbing untuk hidup," kata Holdbrooks.

Sejak 2005, Holdbrooks berkomitmen masuk Islam. Beliau perlahan mengamalkan semua ajaran Islam. Beliau memulai hidup baru dngan meninggalkan rokok dan minuman keras. Holdbrooks juga rutin salat lima waktu. Holdbrooks mulai menyuarakan apa yang terjadi di Guantanamo. Beliau ingin dunia tahu soal kekejaman yang dilakukan AS pada musuh mereka.

5.Ibrahim Killington


Tragedi serangan teroris 11 September 2001 telah memberikan andil besar atas tumbuhnya Islamophobia di dunia Barat, utamanya Amerika Serikat. Tapi, peristiwa itu juga memberikan hidayah bagi sebagian besar orang betapa agungnya Islam lalu memeluknya.

Inilah yang terjadi terhadap Ibrahim Killington. Saat tragedi itu berlangsung, Beliau menganggap Muslim sebagai penjahat kemanusiaan dan berniat untuk memerangi Islam.

Tapi, di tengah upaya untuk bergabung dngan tentara AS, Beliau malah menperoleh hidayah dari sebuah siaran radio. Pikirannya pun tertarik untuk mempelajari Islam lebih jauh dari apa yang dipahaminya.

Sejak itu, ia terus mendalami Islam dan akhirnya memeluk agama ini. Masa lalunya yang hanya untuk mabuk-mabukan dan bersenang-senang tak lagi dilakoninya, aktivitasnya kini hanya untuk beribadah di masjid.

Tuesday, 31 May 2016

Ini Loh, Lima Putri Konglomerat Paling Cantik dan Kaya Raya di Indonesia

Siapa yang tidak ingin hidup kaya dengan berlimpah harta. Pastinya semua orang ingin bukan? Apalagi terlahir langsung dari keluarga kaya raya yang notabenya tidak perlu hidup susah dalam menikmati hidup. Pastinya semua keinginan dan impian gampang terwujud. Menjadi anak dari orang kaya seakan menjadi takdir yang begitu menyenangkan.

Apalagi terlahir ke dunia dengan bentuk badan yang sempurna, paras muka yang cantik dan dari orang kaya juga seolah-olah menjadikan kita sebagai manusia sempurna yang terlahir ke dunia. Seperti yang dialami oleh para putri cantik berikut ini. Terlahir dari keluarga konglomerat di Indonesia menjadikan gadis-gadis seperti malaikat cantik yang tinggal di dunia.

Meski begitu, walau orang tua nya adalah orang kaya yang bisa memenuhi semua kebutuhan dan keinginannya para putri cantik ini tidak ingin berpangku tangan begitu saja. tidak ingin di cap sebagai anak yang selalu menghambur-hamburkan kekayaan orang tuanya para putri muda ini lebih memilih hidup seperti biasa. Bahkan tidak ingin terus bergantung pada kekayaan yang dimiliki oleh para orang tuanya.

Berikut adalah lima putri konglomerat Paling Cantik di Indonesia :

Clarissa Tanoesoedibjo
Clarissa Tanoesoedibjo

Clasrissa Tanoesoedibjo adalah putri keempat dari pasangan pengusaha Hary dan Liliana Tanoesoedibjo. Cewe yang kini baru menginjak usianya yang ke 18 tahun tersebut merupakan pewaris ketiga dari klan Tanoesoedibjo. Walau masih muda namun ia sudah bisa menjalankan bisnis sendiri bersama dengan sang kakak Valencia, keduanya bekerjasama menggeluti bisnis fasion lewat www.tagyourit.asia.

Putri konglomerat kaya raya ini sebelumnya sempat mebuat kehebohan pasalnya pada tahun 2013 silam diperayaan ulang tahunnya yang ke 16 ia mengundang Far East Movement, musisi asal Amerika Serikat.

Calista Cuaca
Calista Cuaca

Calista Cuaca anak bungsu dari pasangan sosialita Jamie Chua, Ratu Instagram Singapura yang masuk dalam lingkaran sosialita pengoleksi Hermes bersama Syahrini ini dengan Nurdian Cuaca. Walau saat ini ia sudah memutuskan tinggal di Singapura bersama sang ibu, namun Calista masih mengaku sangat dekat dan masih menyayangi ayahnya taipan Nurdian Cuaca.

Walau pun memiliki kesamaan dengan ibunya yang dekat dengan berbagai barang mewah dan berkelas, Calista mengaku sebagai sosok yang bisa verteman dengan siapa saja tanpa melihat latar belakangnya. Saat kuliah di Melbourne, Australia, satu bulannya meminta tunjangan hingga mencapai USD 450 ribu (Rp 6,4 miliar) dari ayah tercintanya.

Putri Indahsari Tanjung
Putri Indahsari Tanjung

Putri Indahsari Tanjung, merupakan putri dari bos media CT Corp yakni Chairul Tanjung. Meski usaianya baru memasuki 19 tahun namun tampaknya ia sudah mewarisi jiwa pembisnis dari sang ayahnya yang menempati posisi orang terkaya nomoer enam di Indonesia. Bahkan dalam mengembangkan bisnis EO yang dibangunnya tanpa memanfaatkan kekayaan ayahnya itu, Putri rela jatuh bangun.

Mirip dengan sang ayahnya sebelum bisa berhasil memiliki kekayaan sampai sebanyak USD 4,3 miliar (Rp 61,4 triliunan), perempuan yang bersekolah SMA di Singapura itu juga sangat menginspirasi. Demi mendapatkan sponsor acara EO miliknya ia bahkan rela dimaki-maki kliennya.

Valencia Tanoesoedibjo

Cewe pemilik nama Valencia Herliani Tanoesoedibjo ini merupakan putri kedua dari pengusaha sekaligus politisi Hary Tanoesoedibjo. Cewe yang menempuh penddidikan jenjang S2 di University of Sydney, ini sudah aktif disalah satu prusahaan anak cabang milik sang ayah. Soal kemampuan bisnisnya perempuan yang kini berusia 22 tahun ini mirip dengan sang ayah.

Yang terlihat dari sosok Velencia ialah ia sangat cantik, elegan dan juga cerdas. Sehingga ia sangat pantas menjadi penerus prusahaan milik ayahnya itu yang terakhir dikabarkan menempati posisi ke-24 sebagai orang paling kaya di Indonesia. Dengan total kekayaan yang mencapai USD 1,4 miliar (Rp 20 triliunan).

Karen Vendela Hosea

Karen Vendela Hosea, Cewe cantik dengan tubuh sempurna ini merupakan putri pertama dari pengusaha sekaligus fotografer bernama Hartono Hosea. Sang ayah sendiri saat ini menjabat sebagai Presiden Direktur dari Sun Motor Grup, pengusaha besar asal Solo yang memiliki jaringan bisnis perhotelan tersebar di berbagai kota-kota besar di Indonesia.

Cewe yang didalam tubuhnya mengalir darah Soendoro Hosea ini disebut-sebut tengah menempuh pendidikan di Amerika Serikat. Selain ayahnya, Hartono pernah menyebut jika Cewe yang pada 16 Juni kemarin genap berusia 20 tahun ini akan digaet untuk mengembangkan bisnis properti begitu usai menyelesaikan program kuliahnya. Sehingga tidak heran jika ia digadang-gadangkan akan menjadi penerus dari jaringan bisnis gurita milik keluarganya itu.

Nah itulah lima putri cantik konglomerat Indonesia, memang cantik bukan. Dan bukan hanya cantik ternyata mereka juga sangat mandiri tidak ingin bergantung pada kekayaan orang tuanya. Sungguh enak dan beruntung mereka bisa terlahir di keluarga kaya.

Thursday, 26 May 2016

Subhanallah! Polisi Ini Rela Jadi Pemulung Sampah Demi Mencari Tambahan Nafkah Halal

Salut! Polisi Ini Rela Jadi Pemulung Sampah Demi Mencari Tambahan Nafkah Halal

Ada yang beda dengan sosok dari polisi anggota Polresta Malang, Jawa Timur ini. Dialah Bripka Seladi yang menjadi pembicaraan di berbagai media sosial karena selain menjadi polisi, ia juga mencari nafkah dengan menjadi seorang pemulung sampah.

Dalam kesehariannya bertugas, pria 58 tahun ini bertugas menjadi penguji para warga yang membuat Surat Izin Mengemudi (SIM) di Satuan Lalulintas Polresta Malang. Tak hanya itu saja, ia juga bertugas menjaga lalu lintas yang ada di sepanjang Kota Apel.

Namun seragam yang membuatnya gagah tersebut, berubah 180 derajat setelah dirinya tak berada di jam tugas kerja. Dengan kaos lusuh, Bripka Seladi begitu cekatan memilah milih sampah yang oleh sebagian orang dipandang sebagai hal yang tidak memiliki nilai jual.

Bagi Bripka Seladi, menjadi seorang pemulung bukanlah sebuah profesi yang hina. Ia justru berkata, “Saya melirik, wah ini rezeki. Jangan dibuang-buang. Buat sampingan tambahan.”

Pekerjaan sampingan menjadi seorang pemulung sampah sudah ditekuni Bripka Seladi sejak tahun 2006 dimana saat itu ia melihat seorang pemulung sampah tengah mencari-cari sampah di sekitar kantornya.

Baginya hal tersebut menjadi peluang mendapatkan rezeki selain gaji bulanan. Memang tidak banyak yang ia dapat dalam seharinya yakni 25 ribu hingga 50 ribu perhari. Namun hal tersebut dirasa cukup untuk bisa menghidupi istri dan anaknya.

“Yang penting halal,” ucapnya

Perjalanan Kisah Menjadi Pemulung Sampah

Pada tahun 2006 yang menjadi awal-awal Bripka Seladi mencoba profesi barunya, ia berkeliling mencari dan memungut sampah ke bak-bak sampah. Agar bisa cepat mendapatkan hasil, ia pun menggunakan sepeda ontel yang dibelinya pada tahun 1978, ketika menjadi seorang polisi.

Akan tetapi sejak tahun 2008, ia mulai menjadi pengepul sampah dari pemulung yang lain. Dan kini berkat kerja kerasnya menjadi pemulung, ia pun bisa membeli mobil pick up guna mengangkut kumpulan sampah dari para pemulung lainnya.

Bripka Seladi memang bukanlah seorang yang kaya sehingga untuk bisa mengepul sampah, ia kemudian meminjam tempat dari temannya, yakni sebuah gudang yang berada di Jalan Dr Wahidin Kecamatan Klojen, Kota Malang. Gudang tersebut kurang lebih berada 100 meter dari kantornya sehingga tanpa perlu banyak waktu, ia bisa langsung melakukan pekerjaan sampingan usai melaksanakan tugas dinasnya.

Polisi Yang Jujur

Sejak menjadi polisi di tahun 1978, pria yang lahir di Dampit, Kabupaten Malang ini memang menjadi seorang polisi yang jujur. Ia tidak ingin pekerjaan halalnya dikotori dengan uang hasil suap.

Memang menurutnya ada saja orang yang berusaha memberikan ‘hadiah’, baik ketika dinas maupun saat berada di rumah. Tapi semuanya ia tolak dan justru ia berpesan kepada anaknya agar mengembalikan ‘hadiah’ tersebut jika dikirim ke rumah.

Bripka Seladi sadar betul bagaimana pandangan masyarakat terhadap polisi saat ini dimana banyak terjadi polisi yang kedapatan menerima suap. Ia tidak ingin hal tersebut menimpa dirinya sehingga alhasil ia lebih memilih jalan halal menjadi seorang pemulung.

Baca juga: Subhanallah, Baru 7 Tahun Sudah Jadi Penguji Wisuda Hafidz Al-Quran

Memang tidak banyak yang mau berpikiran seperti Bripka Seladi dimana terkadang profesi yang harusnya disegani berubah menjadi seorang yang dianggap hina oleh sebagian orang hanya demi mencari penghasilan yang halal. Padahal pekerjaan tersebut lebih mulia daripada melakukan suap menyuap.
Sumber Artikel
http://www.kabarmakkah.com/2016/05/salut-polisi-ini-rela-jadi-pemulung.html

Subhanallah, Baru 7 Tahun Sudah Jadi Penguji Wisuda Hafidz Al-Quran

Subhanallah, Baru 7 Tahun Sudah Jadi Penguji Wisuda Hafidz Qur’an
Masjid Qubbatul Islam Sukabumi menjadi salah satu tempat seleksi Wisuda Akbar 6 untuk para penghafal Qur’an dari berbagai remaja hingga orang tua. Akan tetapi uniknya salah satu dari juri atau penguji para hafidz tersebut adalah seorang santri cilik bernama Denisa (7 tahun).

Nampak terlihat bahwa ia dengan penuh percaya diri menerima berbagai setoran hafalan dari para remaja dan dewasa. Acara yang berlangsung pada hari Ahad (15/11) itu pun menjadi hari seleksi nasional yang dilaksanakan di berbagai daerah dan diikuti para peserta di seluruh tanah air.

Surat yang mereka setorkan antara lain surat Al Baqarah ayat 101-157 (57 ayat), surat As Shaff (14 ayat) atau surat Al Qaf (45 ayat). Hal yang dinilai antara lain aspek kelancaran hafalan dan juga pengucapan yang tepat.

Tak hanya para remaja dan dewasa saja, namun acara tersebut juga dimeriahkan oleh penampilan hafidz cilik berusia 4 tahun bernama Rafka Aditya. Ia memilih surat As Shaff dan disetorkan di Masjid Diponegoro Yogyakarta. Sementara di Masjid An Nabawi Pesantren Tahfidz Daarul Qur’an Tangerang, santri cilik bernama Rahmadhani Safitri (4,5 tahun) juga ikut lolos seleksi.

Di daerah Jawa Timur, Makassar dan Palembang pun dimeriahkan pula oleh berbagai santri cilik yang antusias untuk mendapat sertifikat tanda lulus seleksi dan bisa mengikuti Wisuda Akbar 6 yang diadakan oleh Daarul Qur’an.

Sementara itu di Malang, para peserta seleksi mendapatkan hiburan yang menarik dari penampilan marawis sambil menunggu giliran.

Sebanyak 5 kota di 5 provinsi Indonesia akan menjadi saksi Wisuda Akbar 6 yang diadakan Daarul Qur’an pada tanggal 22 November 2015. Selain DKI Jakarta, 4 kota lainnya yang menjadi tempat Wisuda Akbar 6 yaitu Palembang, Kediri, Makassar dan Yogyakarta.

Sementara itu dari keterangan Muhammad Zuzali selaku Ketua Panitia Wisuda Akbar 6 mengatakan bahwa seleksi untuk Wisuda Akbar tersebut bisa diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat umum.

Berminatkah jika diadakan kembali seleksi Wisuda Akbar tersebut?

Baca juga : Masyaallah, Lewati 7 Negara, Pria Ini Rela Berjalan Kaki Demi Bisa Pergi Haji

Sumber Artikel
http://www.kabarmakkah.com/2016/05/subhanallah-baru-7-tahun-sudah-jadi-penguji-wisuda-hafidz-quran.html

Masyaallah, Lewati 7 Negara, Pria Ini Rela Berjalan Kaki Demi Bisa Pergi Haji

Masyaallah, Lewati 7 Negara, Pria Ini Rela Berjalan Kaki Demi Bisa Pergi Haji
Masyaallah, Lewati 7 Negara, Pria Ini Rela Berjalan Kaki Demi Bisa Pergi Haji

Perjalanan menuju Tanah Suci memang memberikan kesan yang begitu mendalam, baik yang menggunakan jalur udara, laut ataupun darat. Begitu juga dengan pria asal Bosnia ini yang berangkat ke Mekkah dengan berjalan kaki.

Pria bernama Senad Hadzic ini berangkat dari negaranya di Bosnia pada bulan Desember 2011 dan tiba di Mekkah pada tahun 2012. Hampir 7 negara telah ia lewati, termasuk salah satunya adalah negara Suriah yang ketika itu dilanda peperangan.

Hadzic mengungkapkan rasa bahagianya setelah tiba di Mekkah dan tidak merasakan sedikit pun kelelahan dalam menempuh perjalanan yang cukup jauh tersebut.

“Saya tiba di Mekkah pada hari Sabtu. Saya tidak merasa lelah, ini hari terbaik dalam hidup saya.” Ucapnya

Jika dihitung, Hadzic telah menyusuri perjalanan sepanjang 5.700 kilometer dengan jangka waktu 314 hari atau hampir satu tahun. Perjalanannya dimulai dari Bosnia kemudian menuju Serbia, Bulgaria, Turki, Suriah, Yordania dan sampai ke Mekkah.

Kesungguhannya dalam melakukan hal tersebut juga patut diacungi jempol karena selama perjalanan menuju Mekkah, ia harus membawa tas ransel seberat 20 kilogram.

Kegembiraan Hadzic pun ditulis dalam akun Facebooknya dan salah satunya adalah dengan mengunggah foto dirinya bersama dengan pejabat kementerian dalam negeri Suriah. Ia juga melalui daerah Aleppo dan Damaskus dimana ia harus melewati berbagai pengecekan yang dilakukan oleh lembaga pemerintah Suriah dan juga pasukan pemberontak. Meski pun begitu, ia tidak ditahan oleh kedua kelompok tersebut dan tetap melanjutkan perjalanannya.

“Pada saat pengecekan yang dilakukan oleh tentara Bashar Assad, mereka memerintahkan saya untuk mengosongkan ransel. Namun ketika saya menunjukkan ayat Al Qur’an yang menjelaskan melakukan ibadah haji dengan berjalan kaki, mereka membiarkan saya pergi.” Tutur Hadzic.

Hadzic meyakini bahwa melaksanakan ibadah haji dengan berjalan kaki akan lebih memiliki banyak keutamaan dan ini ia lakukan untuk mewakili negara Bosnia, orang tua dan kakaknya.

Kisahnya yang dimuat di halaman Facebook menceritakan bahwa dalam mimpinya, Allah telah menunjukkan bagaimana ia harus berhaji dan melewati Suriah, bukan Irak.

Rintangan pula ia dapatkan dari suhu ektrim yang ada di berbagai negara. Contohnya seperti saat berada di Bulgaria yang memiliki suhu minus 35 derajat celcius. Sementara di Yordania, suhunya sangat panas yakni mencapai 44 derajat celcius.

Memang selain rintangan tersebut, ia juga harus melewati rintangan berupa administratif negara seperti harus mendapatkan perizinan menyeberang jembatan Bosphorus dengan berjalan kaki hingga menunggu dua bulan di Yordania demi mendapatkan visa masuk ke Arab Saudi.

Baca juga : Subhanallah, Dokter Ini Berikan Resep Ayat Al Quran Pada Pasien

Semoga apa yang dilakukan oleh pria Bosnia ini mendapatkan pahala yang besar di sisi Allah dan menjadi pengingat bagi kita semua bahwa Allah akan memudahkan kepada setiap hambaNya untuk menuju Baitullah.

Wallahu A‘lam

Subhanallah, Dokter Ini Berikan Resep Ayat Al Quran Pada Pasien

Sesungguhnya Allah-lah yang memberi kesembuhan kepada setiap hambaNya dan obat dari segala macam penyakit ada di dalam Al Qur’an. Begitu pula yang dilakukan oleh dokter muslim yang memberikan resep dimana terdapat ayat Al Qur’an di dalamnya.

Dokter bernama Jameema Hayat yang melakukan praktek di India ini berusaha menerapkan keyakinan akidah bahwa hanya Allah yang menyembuhkan dan itu lakukan lewat menulis ayat Al Qur’an. Namun anehnya ia tidak menuliskan resep obat apapun di dalamnya.

Subhanallah, Dokter Ini Berikan Resep Ayat Al Qur’an Pada Pasien
Bahkan Hayat seringkali memberikan ceramah kepada para pasien untuk menjaga kesehatan lewat mendalami agama. Para pasien yang kebanyakan beragam Hindu pun segera melaporkannya kepada polisi dengan tuduhan penghasutan agama.

Salah satu pasien yang melaporkan tindakan dokter muslim tersebut adalah Manish Singhai yang membawa putrinya ke dokter Hayat. Ketika putrinya tengah demam panas, sang dokter justru menyarankan agar keluarga Singhai untuk mendalami agama agar terhindar dari masalah. Sementara sang anak yang demam panas tidak diobati sama sekali.

“Setelah memeriksa kondisi putri saya, dokter itu malah sibuk menceramahi soal ajaran agama.” Ucapnya

Padahal saat itu anaknya tengah demam tingi dan membuat Singhai cemas. Setelah berobat dari dokter Hayat, ia pun mencari pengobatan ke dokter lain karena tidak diberikan resep apapun.

Para dokter, baik yang muslim ataupun non muslim sebenarnya telah mengingatkan Hayat agar menjalani profesinya dengan profesional dan bertanggung jawab secara medis. Akan tetapi nasehat tersebut tidak diindahkannya.

Baca juga : Subhanallah, Keturunan Biksu Ini Masuk Islam Setelah Mengkoleksi ini

Dokter Hayat pun mendapat pemeriksaan dari pihak rumah sakit dan juga dari Kantor Perdana Menteri India dengan banyaknya protes atas tindakannya tersebut.

Meskipun berusaha menerapkan pemahaman islam, namun sejatinya seorang dokter tetap berusaha memberikan pengobatan yang bersifat medis. Rasulullah pun mengajarkan kepada kita ketika sakit harus meminum obat seperti madu disamping berdoa kepada Allah.

Maka sudah sepantasnya untuk kita memahami tentang apa itu tawakal dan alangkah baiknya jika berdakwah dilakukan dengan bijak disamping menunaikan tugas dengan profesional.

Wallahu A’lam

Subhanallah, Keturunan Biksu Ini Masuk Islam Setelah Mengkoleksi ini

Subhanallah, Keturunan Biksu Ini Masuk Islam Setelah Kaji Koleksi Buku Agama Milik Ayahnya

Pria ini bernama Amin Maccoto Mesitani, nama yang jika dibaca sekilas saja sudah terasa ganjil di lidah. ‘Amin’ adalah bahasa arab yang berarti aman sedangkan Maccoto Mesitani terdengar seperti nama orang Jepang. Tak salah memang, pria yang kini bergelar doktor tersebut memang seorang keturunan Jepang yang memutuskan masuk islam.

Doktor Amin Maccoto Mesitani lahir di Kyoto pada tahun 1948. Dahulu Kyoto adalah ibukota Jepang, sebelum Tokyo. Kyoto banyak memiliki kuil-kuil Budha dan Shinto. Doktor Amin Maccoto Mesitani pun dibesarkan dalam lingkungan keluarga beragama Budha. Bahkan kakek dan ayahnya merupakan Biksu yang taat beragama.

Walau demikian, ayahnya tidak menutup akses dirinya untuk mempelajari pengetahuan agama lain. Mereka memiliki perpustakaan yang cukup besar dengan berbagai jenis dan kategori buku di dalamnya, tak terkecuali buku-buku islam. Maka dari sinilah awal mula perjalanan Doktor Amin Maccoto Mesitani mengenal islam.

Baca juga : Tolong Baca ini Sebelum Berkomentar Dan Berbagi Tautan, Bisa Kualat Nanti?

Saat ia masih belia, ia membuka lembaran demi lembaran Al Qur’an dan coba membacanya. Baru beberapa halaman saja yang dibaca, ia begitu terkesan dengan isinya. Ia pun memutuskan untuk mempelajari bahasa arab secara mendalam agar bisa tahu lebih jauh tentang islam. Ia sadar kemampuan bahasa arab adalah modal baginya untuk mengungkap indahnya islam.

Setelah melalui proses yang panjang, maka pada tahun 1988 ketika sudah berusia 40 tahun, dirinya yakin dan berketetapan hati untuk masuk islam. Ia berkata: "Saya menemukan sebuah agama yang memiliki ideologi mendalam dan memberikan nilai serta alasan untuk hidup. Jadi saya ingin tahu lebih banyak tentang hal itu dan memperkenalkannya kepada orang lain. Saya ingin menemukan alasan, rahasia di balik kuasa Islam. Itu cara masuk saya terhadap Islam".

“Saya masuk Islam atas kehendak sendiri. Tak ada yang memaksa atau mengancam saya. Setelah saya mengucap syahadat maka semua halaman dibuka dan saya merasa lega dan damai."

Setelah Doktor Amin Maccoto Mesitani masuk islam, ia menjadi seorang muslim yang aktif. Doktor Amin banyak menulis buku-buku islam, dimana bukunya yang pertama ia beri judul The Belief in Allah. Semoga Allah selalu memberikan rahmat dan kasih sayang-Nya pada beliau.

Demikianlah, banyak orang yang asalnya non muslim, namun setelah mereka membaca beberapa lembar Al Qur’an, hatinya tersentuh dan cahaya hidayah bisa masuk ke dalamnya. Mereka pun tampil menjadi pribadi-pribadi yang berakhlak mulia dan menabur benih manfaat bagi orang lain.

Sedangkan di sisi lain, banyak kaum muslim yang membaca berlembar-lembar Al Qur’an namun tak kunjung ada perubahan sedikit pun pada dirinya dari segi akhlak karena tidak mendalami apa isi ayat tersebut.

Wallahu A’lam

Tolong Baca ini Sebelum Berkomentar Dan Berbagi Tautan, Bisa Kualat Nanti?

Seringkali saya melihat sebuah 'perang' komentar yang begitu ramai di sosial media, seperti di status FB, Instagram dan media lainnya.

Perang tersebut kadang terlihat konyol karena orang yang saling berseteru ternyata berbeda arah alias berbeda maksud dari isi tulisan (tautan atau link). Ada juga yang ramai-ramai memberi komentar miring terhadap satu tulisan (tautan) yang sebenarnya juga kalau disimak dari isi dan maksud tulisan tidak seperti yang dituduhkan para komentator.

Bacalah Sebelum Berkomentar Dan Berbagi Tautan!


Dengan enteng orang memberi komentar yang sudah kemana mana padahal isi tulisan juga tidak kemana-mana. Ya, hasilnya tidak nyambung. Yang kasihan si penulisnya yang dibully ramai-ramai karena sesuatu yang sebenarnya tidak ia tulis.

Jika diteliti lebih lanjut ternyata sumber perang tersebut adalah karena mayoritas komentator tidak membaca dengan teliti apa yang ditulis. Malah kadang tidak membaca sama sekali hanya melihat judul saja langsung memborbardir si penulis dengan kata kata kotor yang memancing orang lain untuk berkomentar.

Kalau cuma tidak nyambung masih tidak terlalu berbahaya, yang berbahaya adalah jika komentar sudah men-judge dan memberi kesimpulan yang memancing emosi. Sebenarnya mudah sekali melihat sebuah komentar yang asal saja. Asal si penulis senang, asal menumpahkan kekesalan, asal berbeda, asal jadi pusat perhatian, asal terlihat kebencian, asal ikut kemana angin berhembus dan asal asal lainnya. Ke-asalan tersebut salah satunya karena si komentator sebenarnya tidak membaca tulisan sebelum berkomentar.

Membaca Masih Menjadi Momok 

Dugaan saya karena kegiatan membaca masih menjadi momok. Kemalasan, keengganan, ribet baca tulisan, bikin capek, bikin ngantuk, gak kenal sama nama penulis, tidak ada waktu dan bermacam alasan lainnya. Egoisme, rasa tinggi hati, meremehkan tulisan penulis lain menjadi alasan seorang yang berada dilingkar dunia literasi malas membaca tulisan orang lain.

Tak ada yang salah dari penulis yang beropini selagi bisa membuktikan opininya benar dan didukung fakta dan bukti yang valid. Yang sering terjadi adalah terkadang opini yang asal semaunya saja. Hanya mengikuti kebencian yang sudah tertanam sebelumnya. Ketidaksukaan terhadap tokoh, institusi lembaga, partai hingga budaya tertentu.

Kalau sudah begitu maka tak ada lagi yang positif bagi yang membacanya. Semuanya serba hitam pekat. Semuanya serba salah. Orang yang berkomentar harusnya sadar, bahwa apa yang telah ditulis dalam ruang komentar akan terekam dengan baik. Akan diingat dengan baik dalam sejarah hidupnya.

Nah, seperti halnya tulisan, Dalam berkomentar pun juga dibutuhkan kebijakan dan kecerdasan. Jangan asal berkomentar padahal tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi. Apa yang sebenarnya ditulis. Kebanyakan dari mereka hanya ingin terlihat berbeda dan terlihat melawan mainstream. Atau sebaliknya asal ikut pendapat mainstream tanpa membaca apa yang sebenarnyanya ditulis dan dibagikan.

Oleh karena itu, Sebaiknya sebelum Membagikan tautan, Bacalah Terlebih Dahuluisinya, Karena sering saya lihat banyak orang suka membagikan -share- tautan di sosial media seperti Facebook. Hal ini sah sah saja. Apalagi membagikan tautan yang bisa bermanfaat bagi orang lain. Dengan begitu banyak kebaikan yang dapat dibaca orang lain.

Namun sayang, banyak pula orang yang tidak membaca secara baik apa tautan yang akan dibagikan. Apakah berisi hal yang benar. Karena kadang yang dibagikan adalah berita hoax. Berita yang tidak bisa dipertanggung jawabkan. Bisa jadi isinya berbeda dengan judul dan sebagainya.

Kalau sudah terjadi seperti itu, Maka berita yang salah akan terus menyebar dan akan membentuk opini yang juga salah kaprah di masyarakat. Maka membaca dengan teliti apa yang akan dikomentari atau akan dibagikan menjadi sebuah keharusan. Jangan pernah menjadi orang yang gagal paham karena malas membaca. Salam internet sehat.

BACA JUGA :

Wednesday, 13 April 2016

Para Istri Lakukan 7 Hal Ini Agar Suami Tak Tergoda Wanita Lain di Medsos

Selingkuh

Penting dibaca buat para istri! Bagi beberapa suami, akun sosial media seperti Facebook atau telepon genggam adalah barang pribadi, sehingga mereka tak suka berbagi password akunnya.

Bernibob.xyz - Apa yang bisa kita lakukan sebagai seorang istri agar suami kita tidak tergoda aktivitas iseng namun membahayakan di sosial media.

Apalagi bagi beberapa suami, akun sosial media atau telepon genggam adalah barang pribadi, sehingga mereka tidak suka berbagi password akunnya.

Sehingga kita tidak mungkin mengawasi pesan-pesan di akun sosial medianya. Beberapa tips berikut ini mungkin bisa berguna.

1. Buat kesepakatan dengan suami mengenai aktivitas chatting dengan lawan jenis

Katakan Kepada suami kalau kita tidak melarang mereka ngobrol atau berdiskusi dengan teman perempuannya. Tapi, ketika si teman perempuan mulai curhat masalah pribadinya sebaiknya segera dihentikan.

Sarankan untuk curhat pada teman perempuannya saja. Karena berawal dari curhat, akan datang rasa iba, lalu suami kita merasa tertantang untuk menjadi hero bagi perempuan itu.

2. Berteman dengan suami di sosial media

Ada beberapa istri yang merasa tidak perlu berteman dengan suaminya di sosial media, toh setiap hari juga ketemu di rumah, kalau mau berinteraksi ya tinggal langsung. Biasanya begitu alasannya.

Padahal dengan berteman di sosial media, kita akan tahu aktivitas suami; siapa saja temannya yang paling seri dikasih jempol atau komennya, bagaimana tingkat keakraban dia bersama temannya.

3. Chatting dengan suami di sosial media

Apalagi kalau suami sedang dinas di luar kota. Seringlah ajak suami chatting, baik untuk menanyakan keadaannya atau sekedar mengabarkan keadaan anak-anak dan situasi di rumah. Kirimkan foto-foto atau video anak yang lucu-lucu sehingga suami kita merasa terhibur dan merasa dekat dengan keluarganya.

Jangan biarkan suami mengisi waktu luangnya ketika dinas di luar kota dengan chatting bersama wanita lain. Bahkan ketika suami sedang di kantor, sapalah dia di saat-saat jam istirahatnya. Beri suami perasaan rindu ingin cepat pulang.

4. Kirimkan pesan-pesan ‘nakal’ pada suami

Sesekali kirimi suami dengan pesan-pesan yang nakal nan menggoda sehingga suami merasa ingin cepat-cepat pulang ke rumah bertemu kita.
Selain untuk menyegarkan dan menghangatkan hubungan, juga untuk mencegah suami pergi hang out sepulang kerja.

5. Tutup peluang selingkuh

Bila kita mendapati suami berkirim pesan mesra dengan wanita lain di sosial medianya, segera katakan pada suami kalau kita tidak suka.

Bila si wanita masih terus menggoda, minta dengan tegas pada suami untuk memutuskan pertemanannya dengan perempuan tersebut.

6. Jangan melakukan hal yang sama

Bila kita tidak suka suami berinteraksi mesra dengan perempuan lain di sosial media, maka kita juga jangan coba-coba melakukan hal yang sama.

Iseng chatting dengan teman pria lain atau memberikan komentar yang iseng namun menggoda di status teman pria kita. Apalagi bila ada teman pria yang terang-terangan menggoda, segera putuskan pertemanan kalau perlu di-block.

7. Doa

Pada akhirnya doa adalah senjata terbaik kita. Memintalah pada Allah agar suami kita terhindar dari godaan wanita lain.

Karena sesungguhnya Allah yang menggenggam hati suami kita, mintalah pada-Nya agar menjadikan suami kita suami yang setia, baik dan soleh, yang bisa menjadi imam bagi kita dan anak-anak.

Sumber [http://www.dream.co.id/your-story/lakukan-7-hal-ini-agar-suami-tak-tergoda-wanita-lain-di-medsos-160412c.html]

100 Ribu Orang Menangis, Setelah Melihat Nenek Yang Rajin Beramal Ini

100 Ribu Orang Menangis, Setelah Melihat Nenek Yang Rajin Beramal Ini

Hidup yang serba kekurangan tidak mengurangi niat seorang nenek yang renta ini yang tidak pernah lupa untuk membantu sesama. Nenek ini rela menyisihkan sebagian penghasilannya untuk beramal.

Kisah yang membuat banyak orang menangis ini ditulis akun Roni Arief Afandi, Pada hari Selasa (12/4), yang di share di fanpage Komunitas Peduli Malang. Roni menyebutkan nenek tersebut berprofesi sebagai pencari sayur liar di pekarangan penduduk di sekitar Pasar Pujon Malang.

Dalam foto yang dibagikannya, nenek itu tengah berusaha memasukkan beberapa lembar uang ke dalam kotak amal. Terdapat banyak lembaran uang yang akan dimasukkannya, dan sisanya masih di taruh di luar kotak.

Berikut kisah yang dituliskan Roni:

"Melihat seorang Ibu tua yang kesehariannya mencari sayur liar di pekarangan penduduk setempat di sekitar Pasar Pujon Malang.

Hasil dari penjualannya dia masukkan ke dalam kotak amal dan hal itu dia lakukan setiap hari.

Subhanallah. Semoga ibu ini diberi kesehatan dan panjang umur."

Sebagai manusia kita wajib saling membantu kepada sesama, jangan takut kehilangan rejeki dan semoga kisah ini menginspirasi!